Cibeureum Kulon, 17 Agustus 2026 — Semarak peringatan Milangkala ke-44 Desa Cibeureum Kulon sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin meriah dengan digelarnya pintonan Seni Tanji dan Kuda Renggong di Alun-Alun Desa Cibeureum Kulon, Senin (17/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum penting bagi Pemerintah Desa Cibeureum Kulon untuk menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan, melestarikan, dan mempromosikan potensi seni budaya lokal yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
Pintonan seni budaya ini dimeriahkan oleh enam ekor kuda renggong serta sejumlah grup kesenian asli Cibeureum Kulon, di antaranya Mandala Wangi Grup, Kembar Grup, BMBP, dan Biru Langit Dara Grup. Kehadiran para seniman lokal tersebut menjadi bukti bahwa Desa Cibeureum Kulon memiliki potensi budaya yang kuat dan layak untuk terus dikembangkan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cibeureum Kulon, Gun Gun Turganda, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan Sunda.
“Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk menikmati hiburan, tetapi juga untuk menjaga, mengenalkan, dan mengangkat seni budaya Sunda yang ada di lingkungan kita sendiri,” ungkapnya.
Menurutnya, Kuda Renggong merupakan bagian dari kekayaan budaya Sunda yang harus dijaga keberlangsungannya dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Terlebih, Desa Cibeureum Kulon memiliki sejumlah grup seni Kuda Renggong yang lahir dan berkembang dari masyarakat setempat.
Kepala Desa juga mengajak masyarakat agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil bagian dalam menjaga keberlangsungan seni budaya lokal. Salah satunya dengan memberikan ruang dan dukungan kepada para seniman lokal dalam berbagai kegiatan masyarakat.
“Ketika kita menggunakan jasa seniman lokal, kita bukan hanya mendapatkan hiburan. Kita juga membantu keberlangsungan kehidupan seniman, menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat, sekaligus menjaga warisan budaya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Desa memperkenalkan empat grup seni Kuda Renggong yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Desa Cibeureum Kulon, yaitu Mandala Wangi Grup, Kembar Grup, BMBP, dan Biru Langit Dara Grup.
Keempat grup tersebut diharapkan tidak hanya tampil di lingkungan Desa Cibeureum Kulon, tetapi mampu berkembang dan tampil di berbagai wilayah, baik tingkat kecamatan, kabupaten, maupun di luar daerah. Dengan demikian, seni budaya dapat menjadi salah satu media untuk memperkenalkan nama Desa Cibeureum Kulon kepada masyarakat yang lebih luas.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda agar tidak meninggalkan budaya daerah di tengah perkembangan teknologi dan modernisasi.
“Menjadi generasi muda yang modern bukan berarti harus meninggalkan budaya sendiri. Kita bisa maju dalam teknologi, tetapi tetap kuat dalam budaya. Kita bisa modern dalam kehidupan, tetapi tetap bangga menjadi orang Sunda,” pesannya.
Semangat tersebut sejalan dengan visi Cibeureum Kulon MAPAN — Maju, Agamis, Profesional, Aman, dan Nyaman, yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan pelayanan pemerintahan, tetapi juga mendorong kehidupan sosial dan budaya masyarakat agar terus tumbuh.
Pemerintah Desa Cibeureum Kulon berharap kegiatan seni dan budaya seperti ini dapat menjadi agenda yang berkelanjutan serta menjadi ruang bagi para seniman lokal untuk berkarya, berkreasi, dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif.
Melalui momentum Milangkala ke-44 Desa Cibeureum Kulon dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat diajak untuk semakin mencintai budaya daerah, mendukung para seniman lokal, serta bersama-sama menjaga agar kesenian tradisional tetap hidup dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Empat grup, satu kebanggaan. Empat grup, satu identitas. Empat grup, bagian dari kekayaan seni Cibeureum Kulon.
Dengan semangat kebersamaan, masyarakat Cibeureum Kulon terus berkomitmen untuk menghidupkan seni budaya lokal sebagai bagian dari jati diri desa.
Cibeureum Kulon MAPAN!
Maju desanya, hidup senimannya, lestari budayanya, dan semakin dikenal Kuda Renggongnya. (HN.)