CIBEUREUM KULON — Pemerintah Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, menerima bantuan Drone Sprayer senilai Rp200 juta dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada awal Tahun 2026.
Bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong modernisasi pertanian serta memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Bantuan Drone Sprayer tersebut diserahkan pada Rabu, 7 Januari 2025, bertepatan dengan Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Kegiatan nasional ini dilaksanakan di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, dan diikuti oleh berbagai unsur kementerian, pemerintah daerah, serta perwakilan petani dari sejumlah wilayah.
Drone Sprayer merupakan alat pertanian berbasis teknologi yang berfungsi untuk melakukan penyemprotan pupuk cair, pestisida, dan pengendalian organisme pengganggu tanaman secara lebih efektif dan efisien.
Dengan teknologi ini, penyemprotan dapat dilakukan secara merata, tepat dosis, serta menjangkau area yang lebih luas dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan metode manual.
Kepala Desa Cibeureum Kulon, Gun Gun Turganda, S.H., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan bagi pemerintah desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di sektor pertanian. “Bantuan Drone Sprayer senilai Rp200 juta ini menjadi kebanggaan bagi Desa Cibeureum Kulon. Ini adalah bentuk kepercayaan dari Kementerian Pertanian kepada desa kami. Tentu kami berkomitmen untuk mengelola dan memanfaatkannya secara optimal demi meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini sebagian besar petani masih melakukan penyemprotan secara manual yang membutuhkan tenaga besar, waktu yang lama, serta berisiko terhadap kesehatan. Kehadiran Drone Sprayer diharapkan dapat menjadi solusi inovatif yang mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi kerja petani.
Pemerintah Desa Cibeureum Kulon berencana mengelola bantuan tersebut sebagai aset desa yang pemanfaatannya akan dikoordinasikan bersama kelompok tani. Pengaturan jadwal penggunaan, pelatihan operator, serta perawatan alat akan dilakukan secara bertahap agar teknologi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.
Selain mendorong peningkatan hasil pertanian, penggunaan Drone Sprayer juga sejalan dengan upaya penerapan pertanian modern dan ramah lingkungan di tingkat desa. Pemerintah desa berharap teknologi ini dapat menjadi pemicu adopsi inovasi pertanian lainnya di masa mendatang.
Pemerintah Desa Cibeureum Kulon mengajak seluruh masyarakat, khususnya para petani, untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan dalam mendukung kemajuan sektor pertanian desa. (HN.)